03/02/2026 06:44
Portal informasi & berita daerah
Tangerang Raya Minggu 12:01:17

100 Hari Kinerja Wali Kota Tangerang, Bapera Sampaikan Apresiasi dan Catatan Kritis

100 Hari Kinerja Wali Kota Tangerang, Bapera Sampaikan Apresiasi dan Catatan Kritis


KOTA TANGERANG, BANTEN EKSPLORE –Ketua DPD Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kota Tangerang, Sururi Fitrie Alchaibary, yang akrab disapa Bung Ebot, memberikan evaluasi terhadap capaian 100 hari pertama masa kepemimpinan Wali Kota H. Sachrudin dan Wakil Wali Kota H. Maryono Hasan.


Evaluasi tersebut berisi apresiasi sekaligus kritik yang konstruktif terhadap program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot).


Menurut Bung Ebot, program unggulan yang dikenal dengan sebutan '3G' (Gampang Sekolah, Gampang Kerja, Gampang Sembako) mulai menunjukkan hasil, terutama dalam bidang pendidikan dan bantuan sosial.


“Dari sisi Gampang Sekolah, kami melihat upaya nyata berupa peningkatan fasilitas pendidikan, pemberian bantuan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, hingga layanan transportasi gratis seperti Tayo dan Si Benteng bagi pelajar,” ujarnya, Minggu (1/6/2025), saat ditemui di kantor Bapera Kota Tangerang.


Masih PR di Sektor Lapangan Kerja


Namun, tidak semua sektor menunjukkan perkembangan yang optimal. Bung Ebot menilai program **Gampang Kerja** masih perlu ditingkatkan karena belum mampu secara signifikan menurunkan angka pengangguran.


Ia menyarankan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri melalui pelatihan vokasional, pendampingan UMKM, serta menciptakan ekosistem wirausaha lokal.


“Perlu langkah-langkah strategis agar anak muda di Tangerang tidak sekadar jadi pencari kerja, tapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja,” tegasnya.


Sementara itu, program Gampang Sembako dinilai cukup berhasil menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Ia menyebut, intervensi pemerintah melalui subsidi dan operasi pasar cukup membantu masyarakat kecil.


Pelayanan Publik dan Infrastruktur Mulai Membaik


Bung Ebot juga mengapresiasi perbaikan infrastruktur jalan yang mulai masif dilakukan, serta peningkatan pelayanan publik. Ia menyoroti peran aktif Wakil Wali Kota Tangerang yang sering melakukan inspeksi mendadak ke lapangan sebagai langkah positif meningkatkan disiplin aparatur.


“Inisiatif turun langsung ke lapangan itu patut dihargai. Ini menandakan komitmen terhadap reformasi birokrasi yang nyata,” katanya.


Harapan untuk Kepemimpinan Jangka Panjang


Meski demikian, ia menegaskan bahwa 100 hari pertama hanyalah fase awal dan belum cukup untuk menilai keseluruhan efektivitas pemerintahan.


“Butuh waktu dan konsistensi lebih untuk mewujudkan visi besar Kota Tangerang yang inklusif, maju, dan berkeadilan. Kami berharap inovasi yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga bisa segera direalisasikan,” tutupnya.


(Mufid/wis)