4 Penyakit dan Makanan Ini Harus Dipantang, Anda Harus Tahu!
Kesehatan - Makanan adalah asupan gizi yang memiliki peran penting dalam kesehatan kita, terutama bagi mereka yang menderita penyakit tertentu. Memilih makanan yang tepat dapat membantu mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup.
Namun, ada beberapa makanan yang perlu dihindari bagi penderita penyakit. Nah, apa saja sih makanan yang wajib dihindari?
Ini adalah berbagai jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit tertentu, disertai dengan referensi dari para ahli.
1. Penderita Diabetes
Penderita diabetes harus sangat berhati-hati dalam memilih makanan untuk mengontrol kadar gula darah. Menurut Dr. Sarah Hallberg, seorang ahli gizi dan dokter spesialis diabetes, dalam jurnalnya (Hallberg, S. J., et al. 2014).
Ada makanan yang sebaiknya dihindari meliputi makanan yang mengandung gula tambahan, seperti makanan manis yakni soda, permen, dan kue, makanan ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berbahaya.
Karbohidrat olahan, seperti roti putih dan pasta, makanan ini memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah secara drastis.
Lalu ada makanan tinggi lemak trans, makanan cepat saji dan camilan kemasan sering mengandung lemak trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
2. Penderita Hipertensi
Penderita Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian khusus terhadap pola makan. Mengutip Dr. Frank Sacks, seorang profesor di Harvard T.H. Chan School of Public Health, (Sacks, F. M., et al. 2001), menyarankan untuk menghindari makanan mengandung garam berlebih.
Makanan tinggi natrium, seperti makanan kaleng, keripik, dan makanan olahan, dapat meningkatkan tekanan darah. Makanan Olahan, seringkali mengandung garam tersembunyi yang dapat berkontribusi pada hipertensi.
Alkohol, konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan berisiko bagi kesehatan jantung.
3. Penderita Alergi Makanan
Bagi mereka yang memiliki alergi makanan, penting untuk menghindari makanan yang dapat memicu reaksi alergi. Menurut Dr. Ruchi Gupta, seorang ahli alergi, makanan yang harus dihindari meliputi:
Makanan Penyebab Alergi seperti kacang-kacangan, susu, telur, dan makanan laut, yang dapat memicu reaksi alergi serius.
Makanan Olahan, seringkali mengandung bahan tambahan yang dapat menyebabkan alergi, jadi penting untuk membaca label dengan cermat.
Makanan Luar. Makanan yang dimasak di restoran atau tempat umum dapat terkontaminasi dengan alergen (Gupta, R. S., et al. 2011).
4. Penderita Penyakit Jantung
Penyakit jantung memerlukan perhatian khusus terhadap pola makan. Dr. Dariush Mozaffarian, seorang ahli gizi dan kesehatan masyarakat, menyarankan untuk menghindari:
Lemak Jenuh dan Trans. Daging merah, produk susu penuh lemak, dan makanan cepat saji dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL).
Makanan Tinggi Gula. Selain berkontribusi pada obesitas, gula juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Karbohidrat Halus. Seperti roti putih dan pasta, yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan berkontribusi pada penyakit jantung (Mozaffarian, D., et al. 2011).
~Kesimpulan
Menjaga pola makan yang sehat sangat penting bagi penderita berbagai penyakit. Dengan menghindari makanan yang dapat memperburuk kondisi kesehatan, kita dapat meningkatkan kualitas hidup dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing. Ingat, pilihan makanan yang tepat adalah langkah pertama menuju kesehatan yang lebih baik!
~Referensi
1. Hallberg, S. J., et al. (2014). "Effect of a Novel Dietary Strategy on Glycemic Control in Type 2 Diabetes: A Randomized Trial." *Nutrition & Metabolism*.
2. Sacks, F. M., et al. (2001). "Dietary Approaches to Prevent and Treat Hypertension: A Scientific Statement from the American Heart Association." *Hypertension*.
3. Gupta, R. S., et al. (2011). "Prevalence, Severity, and Distribution of Food Allergy in the United States." *Journal of Allergy and Clinical Immunology*.
4. Mozaffarian, D., et al. (2011). "Changes in Diet and Lifestyle and Long-Term Weight Gain in Women and Men." *New England Journal of Medicine*.