02/02/2026 15:11
Portal informasi & berita daerah
Tangerang Raya Senin 00:16:03

Ketua DPD GMNI Banten Terpilih, Nilai Pilkada Melalui DPRD Ancam Demokrasi

Ketua DPD GMNI Banten Terpilih, Nilai Pilkada Melalui DPRD Ancam Demokrasi

KABUPATEN TANGERANG, BANTENEKSPLORE.COM — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Provinsi Banten terpilih, Endang Kurnia, menilai wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD sebagai langkah mundur bagi demokrasi di Indonesia.


Menurutnya, gagasan tersebut berpotensi menggerus hak politik rakyat dan hanya menguntungkan kepentingan elite tertentu.


Pernyataan itu disampaikan Endang usai ditetapkan sebagai Ketua DPD GMNI Banten dalam Konferensi Daerah (Konferda) VI yang berlangsung di Kabupaten Pandeglang, Sabtu hingga Minggu (10–11 Januari 2026).


“Kami dengan tegas menolak segala bentuk kebijakan yang berpotensi mereduksi demokrasi, termasuk upaya mengembalikan mekanisme Pilkada tidak langsung,” ujar Endang.


Konferda VI GMNI Banten mengangkat tema “Revitalisasi Gerakan Mewujudkan GMNI Banten yang Solid, Sistematis, dan Berdikari dalam Gerakan.” Endang menyebut forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi ideologis sekaligus pembenahan organisasi.


Ia menilai, partai politik yang mendorong pemilihan kepala daerah oleh DPRD menunjukkan cara berpikir yang keliru karena berupaya mencabut kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpinnya. Oleh sebab itu, wacana tersebut harus dilawan secara kritis dan konstitusional.


“GMNI akan terus berada di barisan rakyat dan menjaga prinsip kedaulatan demokrasi,” tegasnya.


Dalam masa kepemimpinannya, Endang menargetkan penguatan ideologi Marhaenisme serta mendorong kemandirian organisasi agar GMNI tetap konsisten berada di jalur perjuangan rakyat.

Ia menekankan bahwa revitalisasi gerakan bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui soliditas internal, kerja organisasi yang terstruktur, serta sikap politik yang independen.


Endang juga menegaskan penolakan terhadap segala bentuk intervensi, baik dari kekuatan politik, kepentingan pragmatis, maupun pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan organisasi.


“GMNI bukan alat kekuasaan, tetapi organisasi perjuangan mahasiswa yang berdiri independen,” ujarnya.


Meski demikian, Endang memastikan bahwa DPD GMNI Banten tetap berada dalam satu garis komando nasional di bawah kepemimpinan Dewan Pimpinan Pusat GMNI yang saat ini dipimpin oleh Ketua Umum Sujahri Somar. (Wisnu)