02/02/2026 22:07
Portal informasi & berita daerah
News Kamis 16:54:27

Cabai Rawit Masih Mahal, DPKP Kabupaten Tangerang : Kelangkaan Pasokan Stok dari Jawa

Cabai Rawit Masih Mahal, DPKP Kabupaten Tangerang : Kelangkaan Pasokan Stok dari Jawa

KABUPATEN TANGERANG — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tangerang kembali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan bahan pokok di Pasar Gudang Kecamatan Tigaraksa. Kamis, 9 Januari 2025.


Direktur Utama Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, Finny Widiyanti mengatakan sidak pasar yang di lakukan TPID dan distributor adalah salah satu langkah dalam melakukan pengendalian inflasi.


"Kami tim pengendalian inflasi daerah melakukan sidak atau pantauan harga pangan dan ketersediaan stok bahan pokok terutama komoditi cabe rawit merah, cabe hijau dan cabe merah keriting di pasar Gudang Tigaraksa," kata Finny dalam keterangan tertulis yang diterima BantenEksplore.


Selain di pasar Gudang Tigaraksa, pihaknya juga melakukan sidak di pasar Cisoka bersama Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono.


" Kita di pasar cisoka mengecek harga beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi dan ayam, telur ayam, pisang dan lainnya, " jelas Finny.


Ia lanjutkan dari hasil pantauan tim pengendalian inflasi daerah (TPID) beberapa komoditi terutama bahan pokok harga nya masih stabil kecuali cabe rawit merah yang masih mengalami kenaikan.


"Saat ini yang masih mengalami kenaikan cabe rawit merah, harga di pasaran masih Rp 120 ribu/Kg dari harga eceran tertinggi yang di keluarkan Bapanas yaitu Rp 57 ribu/Kg, " ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengatakan bahwa kenaikan harga cabe rawit di sebabkan kelangkaan pasokan stok dari Jawa dan akibat dipengaruhi cuaca yang saat ini masih turun hujan yang terus menerus.


"Kami harapkan harga cabe rawit merah akan segera turun sesuai harga eceran tertinggi dari badan pangan nasional, " Kata Munir yang juga alumni Fakultas Pertanian Universitas Mataram NTB.


Pemantauan harga dan stok pangan atau sidak kepasar ini merupakan salah satu dari enam langkah konkret dalam pengendalian inflasi di daerah selain melaksanakan operasi pasar murah, bekerja sama dengan daerah penghasil komoditi, gerakan menanam, merealisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT), serta memberikan dukungan transportasi.


Adapun hasil pemantauan harga banpok di Pasar Gudang Tigaraksa, sebagai berikut :

- Beras Premium Rp. 15.000

- Beras Medium 13.000

- Gula Pasir Rp. 18.000

- minyak goreng kemasan Rp. 18.000

- Minyak goreng Curah 18.000

- Daging Sapi Murni Rp. 120.000

- Daging Ayam Ras Rp. 30.000

- Telor ayam Ras Rp. 29.000

- Tepung Terigu Rp. 9.000

- Kacang Kedelai impor Rp. 15.000

- Cabe Merah Keriting Rp. 75.000

- Cabe Rawit Merah Rp. 120.000

- Bawang merah Rp. 40.000

- Bawang Putih Rp. 45.000

- Jagung Rp. 10.000