02/02/2026 21:10
Portal informasi & berita daerah
News Jumat 18:45:11

Dewan Pendidikan Dorong Penerapan Jam Belajar Masyarakat di Kabupaten Tangerang

Dewan Pendidikan Dorong Penerapan Jam Belajar Masyarakat di Kabupaten Tangerang



TANGERANG, BANTEN EKSPLORE — Kurangnya pendampingan dan pengawasan orang tua terhadap anak menjadi tantangan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang. Hal ini menjadi fokus pembahasan dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang, Rabu (24/9/2025).


Melalui FGD tersebut, Dewan Pendidikan menilai perlunya gerakan atau program yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak, khususnya di malam hari. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah penerapan Jam Belajar Masyarakat (JBM) sebagai upaya mendorong budaya belajar dan aktivitas positif di rumah.


Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Prima Saras Puspa, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Tangerang, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dewan Pendidikan. Ia menegaskan bahwa program tersebut selaras dengan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Tangerang dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.


"Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan Dewan Pendidikan. Semoga melalui FGD ini dapat lahir rekomendasi yang matang dan dapat direalisasikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang,” ujar Prima.


Dorongan untuk Cegah Perilaku Negatif di Kalangan Anak


Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang, H. Mas Iman Kusnandar, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi generasi muda saat ini. Ia menyoroti rendahnya pengawasan terhadap anak-anak setelah pulang sekolah, yang memicu kebiasaan negatif seperti penggunaan gawai berlebihan hingga aktivitas di luar rumah sampai larut malam.


“Melihat fenomena ini, kami merasa tidak bisa tinggal diam. Jam Belajar Masyarakat menjadi salah satu terobosan yang kami dorong agar masyarakat lebih peduli terhadap pendidikan anak-anak,” kata Mas Iman.


Ia menambahkan, penerapan JBM diharapkan mampu mengarahkan anak-anak untuk memanfaatkan waktu malam hari dengan belajar dan kegiatan positif lainnya, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mempersiapkan generasi emas 2045.


“Kami berharap rekomendasi dari FGD ini dapat menjadi dasar penerapan program JBM yang tepat, sesuai dengan karakteristik masyarakat Kabupaten Tangerang,” tutupnya.


Dengan adanya program ini, Dewan Pendidikan berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar anak, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam pendidikan.


(Wisnu)