Isra’ Mi‘raj Jadi Momentum Penguatan Ibadah dan Silaturahmi di Ponpes Daarul Barkah
KOTA TANGERANG, BANTEN EKSPLORE — Pondok Pesantren Daarul Barkah menggelar peringatan Isra’ Mi‘raj Nabi Muhammad SAW sebagai sarana memperkuat nilai ibadah sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga pesantren dan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung khidmat di lingkungan pesantren dengan dihadiri santri, dewan asatidz, alumni, serta masyarakat sekitar.
Peringatan tersebut juga dirangkai dengan penutupan sementara pengajian bulanan dan menjadi ajang temu kangen alumni Cipasung. Suasana kekeluargaan tampak kuat, mencerminkan eratnya ikatan batin antara pesantren, alumni, dan masyarakat.
Kehadiran KH Ubaidillah, Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung, sebagai penceramah utama menambah nilai keilmuan acara. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa peristiwa Isra’ Mi‘raj memiliki makna mendalam dalam pembentukan karakter santri, khususnya dalam menanamkan akhlak mulia dan tanggung jawab sosial.
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Barkah, KH Ishaq Nazif, menyampaikan bahwa pesantren terus diarahkan tidak hanya sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya hubungan keilmuan dan kekeluargaan lintas generasi.
“Pesantren kami bangun sebagai rumah ilmu dan silaturahmi, tempat yang memberikan rasa aman, nyaman, dan keberkahan bagi santri, alumni, serta masyarakat,” ujarnya.
Ketua Yayasan Daarul Barkah, H. Syahrul Mubarok, menjelaskan bahwa penutupan sementara pengajian bulanan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan kualitas pembinaan agar setiap kegiatan memiliki dampak yang nyata.
Sementara itu, Ketua Panitia, Ust. M. Zulutfi Nasrul Haq, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menjaga pesantren tetap menjadi pusat silaturahmi alumni dan masyarakat.
“Kehadiran alumni Cipasung di Daarul Barkah menjadi bukti bahwa ikatan pesantren tetap terjaga dan tidak terputus,” katanya, Kamis (5/2/2026).
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Daarul Barkah kembali menegaskan perannya sebagai pusat pembinaan keagamaan yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga merawat nilai kebersamaan dan ukhuwah.