02/02/2026 20:05
Portal informasi & berita daerah
News Kamis 21:46:06

Festival UMKM Ngider Kecamatan di Panongan Sepi Pengunjung, DPRD : Penghamburan Anggaran

Festival UMKM Ngider Kecamatan di Panongan Sepi Pengunjung, DPRD : Penghamburan Anggaran

Panggung Festival UMKM Ngider di Panongan.


KABUPATEN TANGERANG, BANTEN EKSPLORE – Festival UMKM Ngider Kecamatan yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang menuai kritik tajam dari Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Nonce Thendean. Ia menilai kegiatan tersebut lebih bersifat seremonial dan tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


“Festival ini hanya kegiatan seremonial, penghamburan anggaran. Dampak untuk masyarakat tidak ada,” kata Nonce, Kamis (2/10/2025).


Politisi Partai Demokrat ini juga menilai penyelenggaraan festival kurang tepat di tengah kondisi perekonomian yang lesu. Menurutnya, bazar sembako murah akan lebih bermanfaat dibandingkan festival yang digelar di berbagai kecamatan.


“Daya beli dan daya jual tidak sinkron. Pelaku UMKM tidak memiliki modal yang cukup, sementara daya jual menurun karena situasi ekonomi yang sedang lesu,” ujarnya.


Berdasarkan pantauan, hingga hari kedua pelaksanaan di Kecamatan Panongan, festival tampak sepi pengunjung. Pertunjukan musik band dan parade kasidah tidak mampu menarik minat masyarakat. Acara lebih banyak dihadiri pelaku UMKM serta perwakilan organisasi kepemudaan seperti KNPI dan Karang Taruna. Bahkan, sejumlah stand memilih menutup lapaknya lebih awal sebelum acara berakhir.


Sementara itu, Direkrur Event Organizer (EO) AboutTNG, Dipo, menyampaikan tujuan utama festival adalah memberikan wadah bagi pelaku UMKM untuk berjualan sekaligus menambah portofolio dalam kegiatan ekonomi kreatif.


“Tujuannya untuk memberdayakan produk lokal. UMKM yang sudah terdata kita berikan kesempatan untuk berjualan. Selain itu, festival ini juga menjadi ajang ekspos agar kegiatan mereka dikenal lebih luas,” jelas Dipo.


Namun, ia mengakui pelaksanaan di Panongan terkendala faktor cuaca.


“Beberapa hari terakhir hujan, ini sangat berdampak pada jumlah pengunjung. Berbeda dengan pelaksanaan di Balaraja dan Kronjo, di sana alhamdulillah UMKM laku dan terekspos dengan baik karena mayoritas warga lokal ikut mendukung,” tandasnya.



(Wisnu)