02/02/2026 23:56
Portal informasi & berita daerah
News Sabtu 18:35:47

Kasus Pagar Laut, Kades Kohod Pakuhaji Angkat Bicara

Kasus Pagar Laut, Kades Kohod Pakuhaji Angkat Bicara

KABUPATEN TANGERANG, BANTEN EKSPLORE — Kepala Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kecamatan Pakuhaji Arsin Bin Arsip angkat bicara terkait kasus adanya Pagar Laut di wilayah pesisir utara yang menjadi sorotan publik saat ini.


Arsin menyebut dalam kasus ini, dirinya hanya menjadi korban dari penguasa dan oligarki. "Bahwa saya juga adalah korban dari perbuatan yang dilakukan oleh pihak lain, " ujar Arsin dihadapan awak media. Jumat, 14 Februari 2025.


Dengan begitu, kata Arsin, pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia juga menyadari adanya kelalaian yang dilakukan oleh pihaknya. "Tentunya ini terjadi akibat kurangnya pengetahuan dan ketidakhati-hatian yang saya lakukan dalam pelayanan publik di Desa Kohod," ungkapnya.


Lanjutnya, Arsin berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di Desa Kohod.


"Saya Arsin bin Asip secara pribadi maupun jabatan saya sebagai Kepala Desa. Atas kegaduhan yang terjadi di Desa Kohod, situasi tersebut tidaklah kami harapkan," ujarnya.


"Pada kesempatan ini, dengan kerendahan hati saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang terdalam, khusus kepada warga Desa Kohod, serta seluruh warga negara Indonesia," Sambungnya.


Di tempat yang sama, Yunihar, kuasa hukum Arsin, menegaskan bahwa kliennya bukanlah aktor utama dalam pemagaran laut tersebut, maupun dalam penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang saat ini menjadi perbincangan hangat.


"Klien kami ini bukan lah aktor yang sebenarnya," pungkasnya. (Wsn)