02/02/2026 15:10
Portal informasi & berita daerah
Pendidikan Jumat 09:23:52

Program Unggulan Presiden Prabowo Dikeluhkan Wali Murid di Solear Tangerang

Program Unggulan Presiden Prabowo Dikeluhkan Wali Murid di Solear Tangerang

KABUPATEN TANGERANG, BANTENEKSPLORE.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, menuai keluhan dari sejumlah wali murid. Mereka menilai menu makanan yang dibagikan kepada siswa belum memenuhi standar gizi seimbang sebagaimana tujuan program tersebut.


Keluhan muncul setelah siswa SD Muhammadiyah 35 Solear menerima paket MBG pada Kamis (18/12/2025) yang dinilai lebih menyerupai camilan dibandingkan makanan utama. Menu yang dibagikan diketahui terdiri atas satu buah salak, sebungkus kecil keripik tempe, sepotong kue, serta susu kemasan 125 mililiter.


Salah satu wali murid, Junet, menilai menu tersebut tidak sesuai dengan konsep makanan bergizi yang diharapkan. Ia menyebut tidak adanya nasi dan lauk berprotein hewani seperti ayam atau daging sapi membuat asupan gizi anak menjadi tidak optimal.


“Menu yang diberikan hari ini tidak ada nasi atau lauk daging ayam ataupun daging sapi. Saya rasa ini kurang ideal untuk menu MBG,” kata Junet dikutip, Jumat (19/12/2025).


Menurutnya, keluhan serupa juga disampaikan oleh beberapa pihak sekolah terkait menu MBG yang didistribusikan oleh salah satu dapur SPPG di wilayah Kecamatan Solear.


“Sebelumnya di kasih nasi, sekarang kaya gini terus. Saya rasa ini nggak sesuai dengan program MBG dan ini harus dievaluasi kembali,” ujarnya.


Junet juga merujuk pada pedoman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang menyebutkan bahwa makanan bergizi bagi anak usia sekolah seharusnya tidak hanya berupa camilan, melainkan makanan dengan komposisi lengkap.


“Makanan utama harus memenuhi prinsip ‘Isi Piringku’ yang mencakup makanan pokok, lauk pauk (protein), sayur, dan buah untuk memastikan asupan gizi seimbang,” terang Junet.


Ia menambahkan, kebutuhan energi anak usia sekolah cukup tinggi untuk menunjang aktivitas fisik dan perkembangan kognitif. Bahkan, asupan sarapan saja dianjurkan dapat memenuhi sekitar sepertiga dari total kebutuhan energi harian.


“Tadi rapat semua sekolah di tempat MBG Solear,” ungkapnya.


Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur MBG SPPG di Desa Solear belum memberikan keterangan resmi. Suarageram.co masih berupaya menghubungi pihak terkait guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut. (Wis)