02/02/2026 16:35
Portal informasi & berita daerah
News Kamis 15:22:31

Kejari Tangerang Klaim Belum Terima Pemberitahuan Resmi KPK Terkait OTT Jaksa

Kejari Tangerang Klaim Belum Terima Pemberitahuan Resmi KPK Terkait OTT Jaksa

KABUPATEN TANGERANG, BANTENEKSPLORE.COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menyatakan hingga kini belum menerima pemberitahuan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pemeriksaan jaksa dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung di wilayah Banten.


Kasubsi II Bidang Intelijen Kejari Kabupaten Tangerang, Ilham Mauludy, mengatakan informasi yang beredar saat ini masih bersumber dari media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Oleh karena itu, pihaknya masih melakukan penelusuran internal.


“Kami sampai saat ini masih mencari tahu kebenaran terkait informasinya, karena di medsos banyak sekali infonya yang belum resmi khususnya untuk kutipan yang KPK soal OTT,” ujar Ilham Mauludy di Tangerang dikutip dari Antara, Kamis (18/12/2025).


Ia menegaskan, sampai saat ini Kejari Kabupaten Tangerang belum mendapatkan surat atau pemberitahuan resmi dari KPK terkait adanya jaksa yang diperiksa dalam perkara tersebut. Meski demikian, evaluasi internal tetap dilakukan untuk memastikan informasi yang berkembang.


“Kami juga secara internal masih mencari tahu dan mengecek kebenarannya, nanti ke depannya pasti kami kepada awak media,” ujarnya.


Selain itu, Kejari Kabupaten Tangerang juga tengah melakukan pengecekan terhadap nama-nama jaksa yang disebut-sebut terlibat dalam OTT tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari klarifikasi internal sebelum mengambil sikap lebih lanjut.


“Kami sedang kroscek secara internal, nanti hasil cek internal baru keputusan pimpinan cek ke KPK,” kata dia.


Sebelumnya, KPK mengonfirmasi telah melakukan operasi tangkap tangan kesembilan sepanjang tahun 2025. OTT tersebut dilakukan di wilayah Banten dan mengamankan lima orang.


“Benar, ada kegiatan penyelidikan tertutup. Sampai dengan semalam, tim mengamankan lima orang di wilayah Banten,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis.


Menurut Budi, kelima orang yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK. Identitas serta konstruksi perkara belum diungkap ke publik.


“Siapa saja yang diamankan, dan terkait apa, kami akan sampaikan pada kesempatan berikutnya. Kita sama-sama tunggu prosesnya ya,” katanya.


Berdasarkan informasi yang beredar, OTT tersebut diduga berkaitan dengan oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi Banten berinisial RZ. Operasi senyap itu dilaporkan berlangsung pada Rabu sore (17/12/2025) dan diduga berhubungan dengan kasus pemerasan terhadap seorang warga negara asing asal Korea Selatan yang perkaranya ditangani di wilayah Kabupaten Tangerang. (Wis)